| Strategi Promosi Deterjen Curah |
|
|
|
| Written by admin | ||||||||
|
Pertanyaan Pak Freddy Yth, Saya tertarik menerima tawaran untuk menjadi distributor deterjen. Ini adalah deterjen curah yang kita beli secara generik, namun kemudian kita kemas dengan memakai merek kita sendiri. Dapat pula kita meminta produsennya yang membuat kemasannya, tetapi dengan biaya tambahan. Yang menarik perhatian saya di bisnis ini karena harganya relatif murah dibandingkan dengan deterjen bermerek. Saya sedang merancang kampanye pemasaran kecil – kecilan di perumahan tempat saya tinggal, dimana saya sudah mempunyai toko kelontong. Bagaimana kira – kira kampanye pemasaran saya yang efektif? Salmon, Banten Jawaban Strategi pemasaran yang paling efektif untuk deterjen curah yang dikemas dengan merek sendiri adalah dengan melakukan penetrasi pasar melalui penetapan harga relatif rendah. Namun hati – hati, jangkan sampai anda terjebak dengan menjual produk dengan harga yang sangat murah.Produk dengan merek yang belum dikenal dapat disukai konsumen dengan menerapkan strategi dari mulut ke mulut. Caranya adalah buat satu pilot project atau semacam proyek percontohan, beberapa keluarga yang anda uji cobakan untuk memakai deterjen yang anda produksi. Usahakan bekerjasama dengan kelompok sosial yang ada di rukun tetangga (RT/RW). Selanjutnya anda dapat menunjuk agen di setiap RT untuk mengelola kegiatan ini. Insya Allah dengan cara ini, mereka akan mempromosikan produk anda secara gratis kepada orang lain.
Memasarkan produk yang memiliki karakteristik konsumen dalam kategori loyalitas “switcher” (loyalitas konsumen yang paling rendah) ini, tidak perlu memaksakan diri dengan secara terus menerus menurunkan harga, tetapi jauh lebih efektif dengan cara meningkatkan benefit produk yang bersangkutan sehingga memiliki perbedaan dibandingkan dengan produk yang dibuat pesaing. Kalau perlu anda tidak perlu bertempur sendirian, anda dapat menggandeng event – event khusus atau kerjasama dengan para tukang cuci kiloan, para ibu rumah tangga yang memiliki profesi mencuci baju, melakukan kerjasama pada saat menghadapi perayaan pada hari – hari besar dengan mengadakan social marketing, misalnya lomba mencuci baju, mensponsori acara kebersihan, memberikan sebagian keuntungan kepada siapa saja yang bisa memasarkan produk anda.
Bentuk strategi marketing lainnya adalah dengan melakukan strategi “bundling” yaitu memasukkan produk yang bersifat non loyalis dengan produk yang memiliki loyalitas tinggi. Misalnya menggabungkan produk tersebut dengan produk lain yang lebih populer, misalnya pelanggan yang membeli produk X ditoko kelontong yang anda miliki, akan mendapat bonus satu keranjang sabun deterjen. Kuncinya suksesnya adalah ciptakan awareness yang tinggi terhadap produk yang kita buat tersebut dan rangsang konsumen agar mau mencoba.
***
Only registered users can write comments! |
||||||||
| Last Updated ( Saturday, 13 October 2007 ) | ||||||||
| < Prev | Next > |
|---|







