| 2 day Workshop Balanced Scorecard dan Analisis SWOT untuk Analisis Kinerja |
|
|
|
| Written by admin | |
|
Di dalam workshop ini juga dibahas mengenai cara melakukan evaluasi terhadap:
1.
Annual
Plan
2.
Profitability
3.
Efficiency
4.
Strategic
formulation
Annual plan tujuannya untuk alat
pengendalian sehingga dapat diketahui tujuan, strategi dan program apa yang
telah tercapai. Annual Plan merupakan tanggung jawab top dan middle management.
Untuk mengetahui kinerja annual plan, dapat digunakan indicator: (a) Sales analysis, (b) Market – share
analysis, (c) Marketing
expenses – to – sales analysis, (d) Financial
analysis, (e) Market
based scorecard analysis.
Profitability adalah analisis
yang dilakukan untuk mengetahui dimanakah perusahaan memperoleh atau kehilangan
uang.
Effisiency adalah analisis yang
dilakukan dengan cara mengevaluasi dan mengupayakan peningkatan efisiensi dari
seluruh potensi sumberdaya yang ada. Tanggung jawab efisiensi berada pada line staf dan atau controller.
Strategic formulation dan
evaluasi adalah analisis yang dilakukan
untuk menilai apakah perusahaan sudah memanfaatkan peluang terbaiknya. Tanggung
jawab strategic formulation dan Evaluasi berada pada top management dan
auditor.
Pengendalian strategis harus
dilakukan secara periodic, melalui:
a.
Marketing
Effectiveness reviews dan Marketing
audits
b.
Marketing
excellence review dan Ethical
and social responsibility review
c.
Pelatihan ini disusun agar dapat menjadi pedoman dalam menyusun,
melaksanakan dan memantau tingkat keberhasilan program – program serta kegiatan
yang sudah dan akan dilakukan berdasarkan kriteria/tolok ukur keberhasilan yang
ditetapkan. Kesemua program dan kegiatan tersebut, semuanya berasal dari
penjabaran visi dan misi yang jelas dan terukur. Sehingga berdasarkan
penjabaran visi dan misi ini dilakukan pendekatan secara ilmiah yaitu dengan
menggunakan model perencanaan strategis yang sangat powerful yaitu: Analisis
SWOT dan Balanced Score Card.
d.
Ada beberapa pendekatan dalam analisis dalam menetapkan
strategi yaitu Matriks TOWS atau SWOT.
Disamping pendekatan tersebut, saat ini muncul pendekatan yang kontemporer untuk perumusan dan penetapan strategi yaitu balanced scorecard. Balanced scorecard
pada awal merupakan pengukuran kinerja, seiring dengan perkembangannnya
balanced scorecard juga dapat digunakan
sebagai alat perencanaan st
Analisis TOWS adalah suatu cara untuk
mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis dalam rangka merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada
logika dapat memaksimalkan kekuatan (strength) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan
dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan
ancaman (threats) (Rangkuti, 2008). Analisis TOWS mempertimbangkan faktor lingkungan eksternal oportunities dan threats
yang dihadapi dunia bisnis serta lingkungan
internal strengths dan weaknesses. Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal peluang
(opportunities) dan ancaman dengan faktor
internal kekuatan dan kelemahan sehingga
dari analisis tersebut dapat diambil suatu keputusan strategi suatu organisasi.
f.
Balanced
scorecard digunakan dalam hampir keseluruhan proses penyusunan rencana. Tahapan
penyusunan rencana pada dasarnya meliputi enam kegiatan berikut: perumusan
strategi, perencanaan strategis, penyusunan program, penyusunan anggaran,
action plan, sisdur, standar,
implementasi dan pemantauan.
Materi:
Hari Pertama
1.
Cara Melakukan Survei Pasar
Menggunakan SPSS
2.
Cara Mengukur Perubahan Selera
Konsumen
3.
Cara Mengukur Tingkat Persaingan
4.
Strategi Pengembangan
Produk/Program/jasa Baru
5.
Cara Melakukan Analisis SWOT dan
Balanced Scorecard secara Praktis
6.
Cara Melakukan Evaluasi Menggunakan Analisis SWOT dan Balanced Scorecard
Hari Kedua
1.
Proses dan Prosedur Melakukan Penyusunan Strategi dan
Program Kerja
2.
Analisis Strategi dan Formulasi
Strategi serta Penentuan Prioritas Strategi
3.
Cara Melakukan Evaluasi Annual Plan, Profitability,
Efficiency dan Strategic Fomulation
4.
Penyusunan Program Kerja Berdasarkan empat perspektif
Balanced Scorecard
5.
Studi Kasus Strategic Planning:
Penyusunan Strategi dan Program Kerja Menggunakan Analisis SWOT dan Balanced
Scorecard.
|
|
| Last Updated ( Saturday, 13 February 2010 ) |
| < Prev | Next > |
|---|












Kembali Bapak Dr. Freddy Rangkuti Pakar Strategi Bisnis dan Pengukuran mengadakan workshop intensif selama dua hari mengenai Balanced Scorecard dan Analisis SWOT. Penerapan Balanced Scorecard saat ini sudah sangat berkembang sampai ke dalam berbagai pengukuran untuk setiap Key Performance Indicator yang harus dipertanggung jawabkan oleh setiap individu dalam suatu organisasi. Untuk menjawab tantangan saat ini, Metode Balanced Scorecard sudah berkembang, dengan menggabungkan berbagai metode management strategik seperti Analisis SWOT serta teknik - teknik pengukuran menggunakan SPSS. Dengan cara ini, Balanced Scorecard tidak hanya menjadi sekedar gambar yang menarik untuk dipamerkan, tetapi jauh daripada itu, menjadi lebih powerful untuk meningkatkan efisiensi dan menyusun rencana program kerja
perusahaan yang wajib dilaksanakan oleh setiap karyawan. Selain itu Balanced Scorecard ini secara mudah dapat dipakai untuk melakukan evaluasi kinerja seluruh kegiatan yang ada di
dalam perusahaan. Kegiatan formulasi strategi,
penentuan prioritas strategi, menyusun program, menyusun kegiatan,
menentukan key performance indicators (KPI), target, inisiative
strategic sampai implementasi yang dapat dipertanggung jawabkan baik
secara akademis maupun praktis, dibahas tuntas dalam workshop ini.
Workshop ini berlangsung selama dua hari dari 11 s/d 12 Februari 2010
bertempat di Hotel Lumire Jakarta. Peserta yang menghadiri workshop ini
berasal dari Bank Riau, AJB Bumi Putera 1912, Indonesia Netherland Asssociation, Aliansi Petani Indonesia, Gramedia Publishers, Majalah SWA, STAIDA Darunnajah, dan STMIK Atma Luhur Pangkal Pinang.
